Gandeng BNNK Sumbawa, BNI Cab. Sumbawa Komitmen Wujudkan Wilayah Bersinar

6

Sumbawa, Mj-

Narkoba menjadi salah satu musuh bersama. Karena itulah, untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, psikotropika dan zat aditif (Napza) lainnya, PT. BNI (Persero) Tbk Cab. Sumbawa menggandeng BNNK Sumbawa menggelar Tes Urin semua Karyawan BNI Guna melakukan pencegahan dini bahaya narkoba.

Sementara itu, saat ditemui media ini disela acara tersebut, Sabtu (18/7), Kepala Pimpinan Cabang BNI Sumbawa I Putu Astrawan Mengatakan, upaya pencegahan itu sesuai dengan amanat dalam Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2018, yakni tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN). ujarnya.

Kendati demikian, giat seperti ini merupakan salah satu ikhtiar untuk membentengi pegawai dari peredaran Narkotika tersebut, Dan kita diwajibkan di BNI untuk melakukan Tes urin (Narkoba). Namun apabila ada terindikasi menggunakan Narkoba maka sudah jelas punishmen yang akan diterima secara tegas yakni PHK (Pemecatan). ungkap Iwan sapaan akrab kepala cabang BNI tersebut.

“Kami berupaya untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. Pertama kami awali di lingkungan kerja. Kami mencegah jangan sampai pegawai kami ada yang menggunakan narkoba,” kata Iwan.

Selanjutnya Iwan, memaparkan bahwa tujuan dari tes urin ini, tidak hanya mencegah pegawai dari penyalahgunaan narkoba saja & Lingkungan BNI bersih dari Narkoba. Tetapi, juga harus ikut berperan aktif dalam pemberantasan narkotika. terangnya.

Kemudian, Terpisah Kepala BNNK Sumbawa Melalui Kasi P2M Nursyafruddin, A.Md Menjelaskan merujuk pada Inpres tersebut memang diharapkan instansi pemerintahan dan swasta menggelar P4GN untuk mencegah narkoba. Namun diakui, belum semua instansi melaksanakannya.
Sosialiasi pencegahan narkoba tidak hanya dilakukan oleh BNN saja, namun juga dari narasumber lain yang juga berkompeten.

“Saat ini, sudah ada 3 juta penyalahguna narkoba dan obat terlarang. Maka dari itu, semua instansi diharapkan melakukan P4GN. Sebab modus peredaran barangnya, sekarang memanfaatkan kurir barang,” ujar Nur saat ditemui Media ini, sabtu (18/7).

Oleh karena itu, ia mewanti-wanti supaya lebih waspada terhadap pengiriman barang yang sebelumnya tidak pernah dipesan. Karena cara semacam ini sering digunakan penjual untuk menjebak korban.

“Harapan kami pada tahun 2020 ini semua instansi baik swasta maupun pemerintahan sudah melakukan P4GN,” harapnya.

Lanjut, Nur sapaan akrab pejabat BNNK Sumbawa mengapresiasi langkah Bank BNI yang melaksanakan tes urin (Narkoba) untuk mendeteksi dini penyalahgunaan narkoba tersebut. “Semoga langkah pihak BNI bisa diikuti oleh pihak-pihak lembaga perbankkan lainnya,” tutupnya (Mj-Red)