Ketua PKB Sumbawa: Peluang Husni-Ikhsan Menang Sangat Besar

12

Sumbawa, IAN –

Ketua DPC PKB Kabupaten Sumbawa HM. Idham dalam orasi politiknya saat kampanye dialogis yang digelar di Desa Ngeru Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa (27/9) mengatakan bahwa HM. Husni Djibril adalah seorang politisi ulung dan sulit dikalahkan dalam politik.

“Pak H. Husni ini adalah politisi ulung. Sejak beliau masuk ke politik hingga saat ini tidak pernah terkalahkan,”ungkap H. Id sapaan akrab ketua DPC PKB Sumbawa.

Menurutnya, dulu ketika masuk calon Bupati Sumbawa empat tahun lalu, suara beliau disini kecamatan ini mencapai sekitar 60 persen.

“Dulu tiga calon saja beliau menang. Apalagi sekarang lima calon semakin besar kembali H. Husni menang,”tandasnya.

Lanjutnya, PKB dalam mendukung pasangan Husni-Ikhsan itu sudah benar. Karena mendukung orang yang memiliki peluang menang.

“Pasangan Husni-Ikhsan ini memiliki peluang yang sangat besar untuk menang. Makanya PKB tidak salah mendukung orang yang menang,”cetusnya.

Tambahnya, H. Husni dalam empat tahun ini sudah banyak meletakan pondasi pembangunan yang sebenarnya. Di bagian barat ada beringin sila, bagian timur ada pelabuhan teluk santong dan sedangkan bagian tengah ada pembangunan bendungan kerekeh, RSUD, Pasar dan lain – lain.

“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat di Desa Ngeru ini bersatu kembali untuk melanjutkan kembali pembangunan Sumbawa dengan cara mendukung pasangan nomor urut satu (1) Husni – Ikhsan pada 9 desember mendatang,” sambungnya.

Hal senada juga dikatakan anggota DPRD Sumbawa fraksi PKB Ridwan, bahwa apa yang sudah diusulkan oleh masyatakat Desa Ngeru sudah kami masukan ke pokir.

“Untuk usulan masyarakat Ngeru sudah kami masukan ke pokir untuk dikerjakan tahun 2021 mendatang. Makanya saya hadir disini untuk meminta doa dan dukungan agat nanti 9 desember kita dukung Husni-Ikhsan,”singkatnya.

Seperti diketahui pasangan HM. Husni Djibril – HM. Ikhsan didukung oleh tiga partai besar yakni PDI. Perjuangan, PAN dan PKB dengan jumlah 14 kursi atau setara dengan 74 ribu suara. (IA-1)