Program Kampung Sehat, Ciptakan Lingkungan Produtif, Kelompok Keluarga Suren Budidaya Tanaman Obat – obatan Herbal

4

Nusa Tenggara Barat,- Matajitunews.com,-Guna menciptakan lingkungan kampung yang produktif dan bermanfaat bagi warga Desa Sekotong Tengah, Kelompok Taman Obat Keluarga Suren membudidayakan Tanaman Obat Keluarga (Toga) dilingkungan Dusun Suradadi, Desa Sekotong Tengah, Selasa (29/09/20).

Dimana, dalam kegiatan tersebut didukung oleh masyarakat se Desa Sekotong Tengah dan Mahasiswa KKN STAI Al-Amin di Ponpes Darul Qur’an Walhadits Telaga Lebur.

Kapolsek Sekotong Iptu I kadek Sumerta, SH mengatakan budidaya toga ini merupakan salah satu cara untuk menjaga kelestarian lingkungan yang dibudidayakan dipekarangan rumah rumah warga.

“Budidaya toga ini bertujuan untuk memacu dan memotivasi warga masyarakat supaya dapat mandiri serta nantinya dapat memanfaatkannya untuk bahan pengobatan tradisional,” ungkapnya.

Menurutnya manfaat yang diperoleh terutama dalam mensukseskan kampung sehat yaitu Kesehatan dari bahan-bahan alami untuk lingkungan keluarga di rumah maupun dilingkungan masyarakat disekitar.

“Adapun budidaya toga terdiri dari kunyit, Jahe merah, jahe putih, serai, sirih, temulawak, lengkuas,” jelasnya.

Lebih lanjut kapolsek mengatakan akan selalu melakukan pendampingan untuk mengembangkan potensi Desa Sekotong Tengah terkait Tanaman Obat Keluarga tersebut.

“Ini juga merupakan kontribusi dari Masyarakat, hasil yang disumbangkan para warga masyarakat Desa Sekotong Tengah ini untuk ditanam dilingkungan tempat pembinaan dan Pembibitan Toga,” terangnya.

Adapun cara kerjanya yaitu, seluruh Kelompok diajak menanam Toga yang dibudiyakan dengan menanamnya di lingkungan tempat tinggal.

“Selanjutnya membagi beberapa kelompok dan setiap kelompok membawa dan menanam satu jenis toga,” imbuhnya.

Dan masing masing kelompok bertanggung jawab untuk merawatnya hingga hasilnya dapat dimanfaatkan.

Kegiatan budidaya toga tersebut diharapkan dapat membuat masyarakat lebih mengenal dan tahu manfaat dari toga.

“Adanya budidaya toga menjadikan aset obat kesehatan secara tradisional tetap lestari, semoga kegiatan ini menambah nilai plus bagi lingkungan dan warga masyarakat sekitar,” tandasnya. (Rahmat Hidayat,AI,DY)