Komisi III DPRD Batu Bara dan IMABARA Temukan Indikasi Carut Marut E-Waroeng

4
Batu bara, (matajitu.news)
Geliat Ikatan Mahasiswa Batu Bara (IMABARA) dalam mengusut indikasi penyimpangan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) sembako semakin menunjukkan tanda-tanda tak sehat.
Hasil kroscek yang dilakukan IMABARA bersama Komisi III DPRD Batu Bara, Minggu (11/10/20) menemukan seorang warga yang terdaftar sebagai penerima bansos namun tidak kebagian bantuan. Celakanya, itu sudah berlangsung memcapai 10 bulan.
“Saya sudah 10 bulan tidak mendapatkan bantuan sembako pak, saya sudah datang ke bank Mandiri dan menanyakannya, pihak bank Mandiri bilang dananya sudah tersalurkan. Namun faktanya setelah di cek ke agen E-warung tidak ada saldonya” ujar Darmi 45) warga Desa Gambus Laut ditirukan Ketua IMABARA Nazli Aulia, kepada wartawan, Senin (12/10/20).
Dikatakan Nazli, kemarin Komisi III DPRD Batu Bara Amat Mukhtas bersama IMABARA melakukan pengecekan secara dor to dor ke e-waroeng di Desa Gambus Laut, Kecamatan Lima Puluh Pesisir.
Ini dilakukan kata Nazli, guna melihat sutuasi dan kondisi dilapangan permasalahan penyaluran program sembako di Batu Bara yang diduga bermasalah, ujarnya.
Saat mendengar pengakuan Darmi, Ketua Komisi III Amat Mukhtas sontak prihatin dengan permasalahan yang terjadi.
Menurut Amat Mukhtas, bila permasalahan ini tidak terselesaikan maka diperkirakan semakin banyak lagi masalah yang sama bakal timbul.
“Ini wajib di selesaikan. Nanti kita akan bersama-sama langsung ke bank Mandiri dan Dinas Sosial untuk mengecek tagihan transaksi dan menanyakan langsung dengan korda BPNT”, ujar Amat Mukhtas ditirukan Nazli.
Nazli mengapresiasi Ketua Komisi III yang langsung turun mendengar keluh kesah rakyat Batu Bara terkait permasalahan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dengan saldo nol.
“Dengan bukti-bukti yang ada, IMABARA meminta DPRD Batu Bara kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak-pihak terkait untuk mengungkap simpul persoalan agar tidak ada warga yang me jadi “kambing hitamkan” dibalik program bansos”, pinta Nazli.
Selain itu Nazli juga meminta DPRD Batu Bara membentuk tim Pansus untuk mengusut penyaluran Bansos sembako di Kabupaten Batu Bara yang terindikasi carut marut. (y91)