Apartemen Meikarta Kecewakan Keluhan dan Pengaduan Pemilik Unit

131

BEKASI – Setelah mengeluhkan beberapa keganjalan dan adanya ketidakpuasan dalam menerima penjelasan pihak Apartemen Meikarta, membuat calon penghuni (pemilik unit) menemui langsung pihak Apartemen Meikarta.

Sri mengungkapkan kepada tim media saat menjumpai pihak Apartemen Meikarta pada Selasa (20-10-2020)

“Kedatangan Saya ke office Meikarta untuk melihat unit yang sudah siap dan menanyakan perincian biaya-biaya dana masuk, sampai di office security menginformasikan para karyawan sedang beristirahat, kembali bekerja pada pukul 13.30 WIB, Saya pun bersedia menunggu dijam kerja tersebut kembali ke office, kemudian security menayakan keperluan, saya menceritakan keperluan perihal melihat unit dan detail biaya-biaya. Security meminta karyawan Meikarta untuk mengatasinya dan menyuruh untuk menunggu. Karyawan Meikarta yang bernama Iril bagian customer service melayani permasalahan saya dengan jawaban yang kurang memuaskan karena tidak ada transparansi, akhirnya saya memutuskan keluar terlebih dahulu karena tidak ada jawaban yang tepat”, tutur Sri dengan wajah penuh kecewa

Sri menceritakan, setelah itu kembali ke office untuk melihat unit sekitar pukul 16.00 WIB, tidak ada satupun karyawan Meikarta yang menanyakan kebutuhan. Anak saya menceritakan keperluan untuk melihat unit

“Pihak Keamanan menyampaikan informasi tersebut ke karyawan Meikarta yang memakai baju merah, tetapi setelah itu security tidak konfirmasi saya menunggu dengan waktu yang lama. Saya pun aktif bertanya bagaimana bisa atau tidak, security memberikan info untuk menunggu. Saya melihat hanya ada satu customer selain saya dan banyak karyawan disana. Saya masih sabar menunggu, wanita baju merah tersebut juga ikut keluar dengan Nurfa bagian hand over, saya langsung menanyakan bagaimana dengan saya, tetap masih di suruh untuk menunggu”, ungkap Sri

“Saya melihat sudah pukul 16.46 , lama sekali ya pelayanannya. Nurfa masuk kekantor kembali, tidak ada satupun karyawan yang ramah, saya masih menunggu. Alhamdulillah hampir kurang lebih1 jam menunggu, akhirnya Nurfa respon. Saya mau lihat unit yang katanya sudah ready dan menagih janji free voucher AC. Saya kaget ternyata masih ada kendala unitnya dan untuk masalah AC ditanyakan dahulu ke sales. Nurfa menghubungi Julius atasan sales, tetapi beliau melemparkan masalah AC ke Lia”

Akhirnya Nurfa mengajak saya untuk melihat unit tersebut dan hari ini saja serah terima kunci dengan promo free service charge selama sebulan, karena saya masih ada kendala perihal perincian biaya dan belum siap unitnya maka dari itu memutuskan tidak serah terima kunci hari ini, akhirnya saya pulang”, tutup Sri dengan rasa kecewa. (mg)