Cegah Bunuh Diri di Lingkungan TNI AD, Dispsiad Berikan Penyuluhan Dan Sosialisasi Kons-EL Kepada Prajurit Korem 162/WB

10

MatajituNews.com, Mataram-

Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta anggota Persit jajaran Korem 162/WB menerima penyuluhan psikologi tentang pencegahan bunuh diri dan sosialisasi konseling elektronik (Kons-EL) bagi prajurit TNI AD dari Tim sosialisasi Dinas Psikologi Angkatan Darat (Dispsiad) dipimpin Mayor Inf Yosua Christian P. Pasaribu, S.Psi. M.Psi., di Aula Sudirman Makorem 162/WB, Selasa (8/12).

Hadir juga pada kegiatan tersebut, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Kasiter Kasrem 162/WB, Danyonif 742/SWY, Dandenmarem 162/WB
serta Dan/Ka Satdisjan jajaran Korem 162/WB.

Pada kesempatan itu, Danrem 162/WB dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk memberi wawasan dan pengetahuan kepada prajurit maupun PNS sebagai upaya untuk mencegah terjadinya perilaku bunuh diri di lingkungan TNI AD.

Menurut orang nomor satu di jajaran Korem 162/WB ini, upaya bunuh diri di lingkungan masyarakat bahkan di lingkungan prajurit yang marak sekali terjadi dewasa ini disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah depresi karena himpitan ekonomi dan lain sebagainya sehingga mempengaruhi keputusan seseorang dalam menghadapi persoalan.

“Rendahnya tingkat keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa juga sangat mempengaruhi seseorang untuk melakukan bunuh diri,” imbuhnya.

Maka dari itu, lanjutnya, dengan adanya kegiatan penyuluhan dan sosialisasi ini diharapkan para anggota sekalian dapat memahami dan mengetahui bagaimana cara menjaga kondisi psikologis, sehingga dalam menghadapi permasalahan dapat diselesaikan dengan akal sehat bukan dengan jalan pintas melakukan suicide (bunuh diri).

“Hal yang paling penting yang harus para anggota sekalian ingat yaitu rajin mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa serta selalu bersyukur dengan apa yang kita miliki, karena rasa syukur dapat menjadi benteng diri agar tidak melakukan hal-hal yang kurang baik,” pesan Pati Bintang Satu itu.

Sementara itu, Ketua Tim Sosialisasi menyampaikan, Dispsiad salah satunya memiliki tugas dan fungsi perawatan psikologi perlu memberikan penyuluhan terkait informasi-informasi yang dibutuhkan kepada prajurit beserta keluarganya agar dapat menghindari serta mengetahui cara-cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya bunuh diri di lingkungan prajurit maupun keluarganya.

Selain penyuluhan juga akan disosialisasikan program konseling elektronik (Kons-El) yang dibuat oleh Dispsiad dengan tujuan agar diskusi dapat menyentuh langsung kepada pengguna yaitu prajurit di satuan yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Apabila memiliki masalah dan mengalami kesulitan untuk mengatasinya, para prajurit dapat menghubungi Dispsiad secara langsung,” tandas Yosua.(IA-1,Rzl)