Kodim 1606/Lobar dan Polresta Mataram Amankan Pergantian Malam Tahun Baru

14

Mataram, MatajituNews.com

Mencegah terjadinya kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan di malam pergantian tahun 2020 menuju 2021, Kodim 1606/Lobar bersama Polresta Mataram dan Satpol PP Kota Mataram terjun langsung gelar apel gabungan di halaman Pendopo Walikota Mataram, Jalan Pejanggik kota Mataram, Jumat (1/1/2021).

Adapaun yang hadir Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan, S.Sos. M.T, Asisten I Kota Mataram Lalu Martwang, Kabagops Polresta Mataram Kompol Taufik, Pasiops Kodim 1606/Lobar Mayor Inf Abdul Haris, Kasat Shabara Polresta Mataram AKP I Ketut Sumadra dan Pasiops Pol PP Kota Mataram Agus Jewe.

Pada kesempatan itu Dandim 1606/Lobar dalam sambutannya menjelaskan beberapa sasaran patroli sesuai dengan himbauan Walikota Mataram, diantaranya menertibkan warga yang merayakan pergantian tahun dengan minum minuman keras dan juga kembang api termasuk menertibkan tempat-tempat hiburan malam.

Menurutnya, patroli bersama ini dilakukan untuk menjaga ketertiban sekaligus membatasi kegiatan masyarakat di malam pergantian tahun agar tidak terjadi kerumunan yang dapat berdampak pada penyebaran corona virus desease (Covid-19).

“Sesuai ketentuan semua tempat keramaian maupun tempat usaha harus sudah ditutup pukul 22.00 Wita,” terang Gunawan.

“Namun dalam pelaksanaan patroli ini kita tetap mengutamakan sikap humanis,” imbuhnya.

Sementara itu, Kabagops Polresta Mataram dalam kesempatan yang sama menyampaikan, selama kegiatan agar terus menghimbau masyarakat untuk tetap mentaati protokol kesehatan, tidak berkerumun dan tidak menyalakan petasan.

“Malam tahun baru rawan sekali terjadi kerumunan, himbau terus masyarakat agar selalu melaksanakan protokol kesehatan,” tandasnya.

Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan patroli mulai dari jln.Pejanggik, jln Udayana, jln. Sriwijaya, jln Majapahit, jln Swakarya, jln Panjitilar, jln Yos Sudarso ke arah jln. Adisucipto, terakhir menuju Pantai Ampenan. Petugas gabungan menertibkan para penjual kembang api serta menghimbau para pedagang untuk membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.(IA-1, Rzl)