Kaberkahan Ramadhan Menjadikan Pribadi Yang Lebih Baik

  • Bagikan

Batu Bara – Ustad Saut M Silalahi menghadiri acara harlah BKPRMI Kabupaten Batu Bara, menyampaikan bahwasan nya Ramadhan adalah bulan yang di berkahi karena di turunkan di bulan Ramadhan ini ada peristiwa agung, yaitu Nuzul al-Qur’an (turunnya kitab suci al-Qur’an). Al-Qur’an ini berfungsi sebagai nûr (cahaya), hudan (petunjuk), dan rahmat bagi manusia

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُ قَالَ : كَانَ رَسُوْلُ الِلّٰهِ ﷺ يُبَشِّرُ أَصْحَابَهُ، يَقُوْلُ : ” قَدْ جَاۤءَكُمْ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ فَرَضَ اللّٰهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ، تُفْتَحُ فِيْهِ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ، وَتُغْلَقُ فِيْهِ أَبْوَابُ النَّارِ، فِيْهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ، مَنْ حُرِمَ خَيْرَها فَقَدْ حُرِمَ ”

“Dijelaskan Ustad Saut M Silalahi, S.Pd.I bahwa berkah itu bertambah, Dalam makna luas berkah berarti bertambah kebaikan (ziyâdat al-khair fî al-syai’), termasuk kesejahteraan baik dari segi material maupun immaterial.

Berkah dalam arti materi, seperti harta benda yang kita miliki makin bertambah dan usaha semakin maju.

Berkah dalam arti immateri, seperti ketenteraman hati kita makin terasa dan pengetahuan dan wawasan yang semakin bertambah luas, yang mengarahkan kepada sikap dan perbuatan yang penuh hikmah kebijaksanaan, sikap dan perbuatan yang moderat, tidak ekstrem, sikap perbuatan yang mencerminkan rahmatan lil ‘alamin.

Sumber : Ustad Saut M Silalahi

Editor    : Rahmat Hidayat

  • Bagikan