Dokter Satgas Pamtas Sektor Timur Berikan Sosialisasi Penyakit Menular Seksual di SMA Katholik Suria

  • Bagikan

Matajitunews.com, Belu NTT – Dihadapan sekitar 200 siswa-siswi SMA Katholik Suria Atambua, Dokter Satgas Pamtas RI – RDTL Sektor Timur Letda Ckm dr. Feri Kurnia memberikan sosialisasi tentang penyakit menular seksual di Aula SMA Katholik Suria Atambua, Selasa (11/5/2021).

Terlihat para siswa-siswi tersipu malu sambil tersenyum sendiri mendengar penjelasan dokter karena terkait dengan penyakit seksual yang diberikan dianggap masih tabu bagi mereka.

Hal ini sesuai dengan penjelasan Kepala SMA Katholik Suria Atambua Romo Drs. Benyamin Seran, Pr. M.A usai sosialisasi yang mengatakan persoalan seksual ini merupakan hal yang masih tabu untuk dibicarakan, namun sebenarnya sangat penting karena terkait dengan kesehatan reproduksi kedepan.

Ia juga meminta agar kedepan tidak hanya penyakit menular seksual yang diberikan, namun juga tentang kesehatan repsroduksi, wawasan kebangsaan dan bela negara sehingga dapat menambah wawasan dan pengetahuan para siswa didikannya.

“Adik-adik kita ini adalah generasi muda penerus bangsa, mereka harus disiapkan dari sedini mungkin untuk menjadi pribadi yang baik dengan karakter yang bagus sehingga kedepan mereka minimal mampu bersaing dalam kehidupan global,” ujar Kepala Sekolah.

Romo Benyamin juga menegaskan SMA Katholik Suria siap menjadi mitra dalam mendukung tugas Satgas Pamtas Sektor Timur Yonif 742/SWY kedepan dan berharap agar sosialisasi dan kegiatan-kegiatan semacam itu terus dilakukan secara berkesinampungan sebagai wujud kepedulian bersama terhadap generasi penerus bangsa di wilayah perbatasan.

Terpisah, Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro di Mako Satgas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat memberikan apresiasi dan terimakasih atas keinginan Kepala SMA Katholik Suria untuk menjadi mitra Satgas kedepan selama pelaksanaan tugas Satgas Pamtas Yonif 742/SWY hingga November mendatang.

Dansatgas juga mengamini permintaan Kepala Sekolah terkait dengan permohonan sosialisasi kesehatan, wawasan kebangsaan dan bela negara.

“In syaa Allah kedepan tidak hanya itu, namun juga akan merencanakan untuk memberikan penyuluhan hukum khususnya yang permasalahan bersentuhan langsung dengan adik-adik kita seperti narkoba, ITE dan lainnya,” ungkap Bayu Sigit.

Menurutnya, sangat disayangkan apabila para pemuda sebagai generasi penerus bangsa tidak produktif, tidak memiliki semangat dan kemauan untuk belajar dan belajar yang merupakan modal awal untuk meraih kesuksesan.

Ia juga mendorong adik-adik siswa dan muda mudi untuk mulai membuka wawasan dan pengetahuan dengan memanfaatkan potensi yang dimilliki sehingga kedepan memilliki pemikiran yang lebih maju dan bahkan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat di wilayah perbatasan khususnya.

“Semua ini harus dimulai dari kesadaran diri untuk belajar dan belajar, maka yakinlah kesuksesan akan mengikuti,” tutupnya. (ISJ07)



  • Bagikan