Polres Lobar Ungkap Sindikat Spesialis Pembobol Brankas dan Toko.

  • Bagikan

Polres Lombok Barat, – Matajitunews.com.

Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), berhasil membongkar Komplotan Jaringan Pencurian Dengan Pemberatan, Spesialis Bobol Brankas dan Spesialis bobol Pintu Harmonika (toko).

Kasat Reskrim Polres Lombok Barat, Polda NTB AKP Dahfid Shiddiq, S.H., S.I.K. mengatakan kelompok ini melakukan aksi kejahatannya di beberapa Tempat Kejadian Perkara (TKP), yang ada di Wilayah Hukum Polres Lombok Barat.

Khususnya TKP kemarin, Jumat (7/5/2021) yang ada di Wilayah Sekotong, dimana para pelaku ini membobol Brankas Alfamart dan sebuah Mesin Anjungan Tunai Maniri (ATM),” ungkap kasat Dhaffip pada Rabu (2/6/2021).

Dua orang Pelaku berhasil diamankan di Kelurahan Jempong Baru Sekarbela Mataram, dari empat tersangka yang menjadi target dalam penagkapan pada Senin (31/5/2021)

Dari empat tersangka yang menjadi target penangkapan, kita berhasil menangkap Dua orang, termasuk Satu Orang penadah yang berhasil diamankan sebelumnya, sedangkankan dua orang lainnya berhasil melarikan diri,” pungkasnya.

Dahfid menjelaskan, di Wilayah Lombok Barat saja, ada tiga TKP yang dilakukan oleh komplotan ini, dengan kerugian yang berbeda-beda.
Sedangkan semua aksi yang dilakukan tercatat pada TKP, baik di Wilayah Lombok Barat maupun di Wilayah Mataram, dengan kerugian sekitar Rp 238 juta,” jelasnya Dhaffid

Dalam penagkapan tersebut Polres Lombok Barat mengerahkan Tim Gabungan yang terdiri dari Tim Puma Sat Reskrim Polres Lombok Barat bersama Tim Bukal Sabhara dan Gabungan Tim Puma Polsek Jajaran.
Sebelumnya Polda dan polresta kota mataram sempat melakukan penggerebekan terhadap pelaku namun belum berhasil sehingga dengan Stategi tersebut Anggota personil polres lobar tangkapan para pelaku ,” ucapnya (2/6/21)

Adapun tersangka yang berhasil diamankan diantaranya inisial ZN alias Zultato, karena badannya penuh dengan tato, dan AN alias Manjuen, dimana semuanya berasal dari sekarbela jempong mataram, termasuk yang berhasil melarikan diri.
Dua orang tersebut merupakan pelaku utama atau pemetik ,” imbuhnya.

Lebih lanjut Kasat Reskrim menjelaskan bahwa kelompok ini memang murni pada saat bergerak dimalam hari, dalam menjalankan aksinya terkadang dua orang, hingga maksimal empat orang menggunakan sepeda motor.

Jadi kita amankan pelaku disalah satu rumah pelaku dan dirumahbtersebut petugas temukan peralatan yang digunakan untuk melancarkan aksinya, dan ditemukan juga alat hisap atau bong bekas pesta shabu ” ucap Dhaffid. (2/6/21)

Sedangkan dalam menjalankan aksinya, membobol Pintu Harmonika Toko kemudian ditutup kembali untuk menutupi aksinya.
Saat mengambil barang yang ada di dalam,dan Entah karena iseng atau apa, setelah berhasil mengambil barang-barang Curiannya pelalu meninggalkan tulisan
dengan kata ” Selalu bersyukur’ pada anjungan atm yang telah mereka rusak.

Atas perbuatanya para tersangka di amankan di mapolres Lombok Barat guna proses hukum lebih lanjut Terhadap Para pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP, dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara,” tandasnya.

( Mj- ibn )



  • Bagikan