Bintaldam IX/Udayana Berikan Pembinaan Mental Rohani Para Prajurit Korem 162/WB

  • Bagikan

Mataram, Matajitunews.com

Upaya meningkatkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan Prajurit, Pembinaan Mental (Bintal) Kodam IX/Udayana mengirim satu tim untuk memberikan pembinaan mental rohani kepada seluruh jajaran salah satunya Korem 162/WB.

Demikian disampaikan Kasipers Kasrem 162/WB Kolonel Caj Rudi Priyanto saat membacakan sambutan Danrem 162/WB membuka acara yang diikuti para Prajurit, PNS dan Persit KCK di Gedung Soedirman Makorem 162/WB jalan Lingkar Selatan Kota Mataram, Selasa (8/6/2021).

Acara pembinaan mental yang dipimpin Ketua Tim Mayor Inf Benyamin dibagi menjadi tiga kelompok yang diberikan ditempat berbeda yaitu umat Islam di Gedung Soedirman dengan penceramah PNS Imaduddin yang mengusung tema “Pasca Ramadhan Adalah Pembuktian Ibadah Kita”, Umat Nasrani di Aula Denma Korem disampaikan PNS Sebastian Begobli Watuoto dengan tema “Mengasih Tuhan dan Sesama, dan Umat Hindu di Pura Pasupati Gebang yang disampaikan oleh PNS I Ketut Cana dengan tema “Mencari Kepuasan Hidup Sukses Menuju Hidup Bahagia”.

Menurut Danrem, pembinaan mental merupakan salah satu program satuan yang memiliki nilai strategis dalam upaya membangun mental Prajurit yang tangguh, mandiri, takwa, nasionalis, militant dan sehat secara rohani.

Dengan demikian, kata Ahmad Rizal, seberat apapun tantangan tugas yang dihadapi kedepan akan dapat diselesaikan dengan baik dan benar tentunya dengan moril dan semangat serta dedikasi yang tinggi.

“Untuk kita ketahui bersama, disamping pembinaan fisik dan intelektual para Prajurit, pembinaan mental juga tidak kalah penting karena ia sebagai motor penggerak yang mengendalikan moralitas dan tingkah laku Prajurit setiap hari. Baik buruknya tingkah laku Prajurit TNI sangat dipengaruhi oleh kondisi mental dalam diri Prajurit itu sendiri,” ujarnya.

Untuk itu, sambungnya, hari ini para Prajurit akan diberikan pembinaan mental rohani oleh personel Bintaldam IX/Udayana yang memang memiliki kualifikasi di bidangnya.

“Perhatikan dan catat apa yang disampaikan pemateri dan tanyakan apabila ada yang kurang jelas,” pungkasnya.(IA-1, Rzl).



  • Bagikan