Gelar Operasi Premanisme, Polisi Tangkap 42 Juru Parkir Liar di Kota Bima

  • Bagikan

Kota Bima – Matajitunews.com.
Instruksi Kapolri merujuk perintah Presiden Jokowidodo, kaitan maraknya preman yang beraksi memalak dan pungli di Tanjung Priok, berlanjut di seluruh jajaran korps Kepolisian

Polda NTB pun begitu adanya, melaksanakan isntruksi Kapolri, memberatas aksi premanisme di titik startegis dan tempat keramaian serta yang beroperasi di sejumlah fasilitas umum Hal yang sama dilaksanakan Polres Bima Kota Kamis (24/6) razia dan operasi penertiban para preman digiatkan.

Kapolres Bima Kota melalui Kabag Ops Kompol Nusra Nugraha yang didampingi Kanit Pidum Ipda Franto Akceherian Matondang, saat press confrence, siang ini menjelaskan, hasil razia penerbitan para preman yang diamankan berjumlah 42 terduga pelaku pungutan liar dimaksud.

Puluhan preman yang diamankan ini, berlatar belakang juru parkir liar dan aksi pemalakan lainnya, karena tidak memilki identitas seperti baju seragam dan kartu resmi sebagai dasar penarikan dimaksud.

Dari aksi liar dan hasil palak para preman ini, jelas Kanit yang baru saja menerima tugas di Polres Bima Kota ini, disita barang bukti uang sejumlah Rp 1.624.000 . Rata-rata perhari dari Rp 100 hingga 500 ribu dan Kanit Pidum, akan menyelidiki lebih lanjut hal tersebut (25/6)

Sementara ini sambungnya, akan dibina dulu. Jika masih beraksi memungut tanpa kejelasan alias liar, tegas Franto, akan ditindak tegas. Apalagi razia ini akan dilaksanakan secara rutin hingga zero tindak premanisme.

Sebelumnya Ipda Franto menjelaskan, dasar operasi penertiban preman ini, ​Unang undang No 8 tahun 1981, ​Undang Undang RI No. 2 tahun 2002 tentang Kepolisian RI, Program prioritas 100 hari kerja KAPOLRI untuk mewujudkan penegakan hukum presisi, dan telegram Kapolda NTB nomor : ST / 850 / VI/Ops.2/ 2021, TANGGAL 11 JUNI 2021 tentang Pelakasnaan Perpanjangan pelaksanaan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dengan sasaran kasus 3C dan Premanisme dengan modus pungutan liar ( Mj.ibn)




  • Bagikan