Dukung Program Hanpangan Nasional, Satgas TMMD Ke-111 Kodim Loteng Gelar Acara Penyuluhan

  • Bagikan

Lombok Tengah – Matajitunews.com

Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Satgas Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-111 tahun 2021 Wilayah Kodim 1620/Loteng menggelar acara Penyuluhan Pertanian dan Perternakan.

Acara tersebut merupakan kegiatan non fisik TMMD yang dilakukan di Dusun Sarang Angin, Desa Kawo Kec. Pujut Kabupaten Lombok Tengah, Rabo (30/06/2021). Untuk memberikan Penyuluhan kepada warga masyarakat.

Bekerjasama dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dan Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah, Kodim 1620/Loteng menghadirkan Kabid Perkebunan, Zainal Arifin dengan Kabid Peternakan, Haji Musanif selaku pemberi materi.

Dalam materinya, Kabid Perkebunan menyampaikan tentang tatacara bercocok tanam yang baik, serta tepat memilih berbagai macam jenis parian bibit yang sesuai dengan struktur konstruksi tanah.

“Tak lupa juga saya sampaikan agar masyarakat menggunakan pupuk bersubsidi dengan sebaik-baiknya, dan tetap manfaatkan pupuk organik
yang ada di lingkungan masing-masing,” katanya.

Sementara Kabid Peternakan sebagai penyuluh memberikan penyuluhan tentang cara beternak sapi yang meliputi susu, daging, cara perkawinan, jenis sapi serta cara menentukan umur sapi yang produktif.

“Semoga apa yang saya sampaikan ini bisa bermanfaat dan apabila ada kendala dalam beternak sapi agar tidak segan berkoordinasi dengan kami,” ungkapnya.

Sementara itu, disampaikan oleh Danton SST Satgas TMMD sasaran 4 Desa Kawo, Kapten Cba. Abdul Hamid, bahwa penyuluhan itu bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan masyarakat, khususnya para petani yang meliputi bidang Holtikultura dan peternak.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat kedepannya bisa lebih memahami tentang dunia pertanian, peternakan, maupun tanaman pangan perkebunan dan perikanan demi ketahanan pangan wilayah,” ujarnya.

Menurut Dia, pemahaman tentang pertanian dan peternakan sangat penting bagi masyarakat Desa Kawo yang dikarenakan hampir 80 persen warga beraktifitas sebagai petani.

“Sumber ekonomi mereka rata-rata dari berladang dan berternak serta berkebun,” kata Kapten Abdul Hamid.

“Jadi penerapan dan metode berladang harus mereka ketahui. Karena selama ini mereka masih menggunakan cara tradisional,” ungkapnya.

Satgas TNI Manunggal Membangun Desa Ke-111 Kodim 1620/Loteng akan selalu bekerja sama dengan dinas-dinas terkait yang ada di Kabupaten Lombok Tengah untuk bisa memberikan sosialisasi maupun Penyuluhan-penyuluhan lainnya.(IA-1, Rzl).




  • Bagikan