Percepatan Vaksinasi Lombok Barat Lampoi Target Pemda Stok Vaksin Tambahan

  • Bagikan

Lombok Barat – Matajitunews.com.

Dalam vaksinasi Massal di Kantor Desa Senteluk Batulayar, dari target 300 orang berhasil melebihi target hingga sebanyak 390 orang berhasil divaksinasi pada Rabu (7/7/2021)

Tingginya animo Masyarakat dalam melakukan Vaksinasi dikatakan oleh Bupati Lombok Barat, H.Lalu Fauzan Khalid, S.Ag, M.Si mengatakan sekitar 12 ribu dosis vaksinasi telah disebar di Puskesmas di Lombok Barat.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB AKBP Bagus S. Wibowo, SIK.katakan bahwa
Sebanyak 12 ribu dosis vaksin tersebut ditergaetkan habis pada hari sabtu (9/7/2021) mendatang lantaran terlihat antusiasme masayarakat dalam pelaksanaan vaksinansi tersebut.

Melihat antusiasme Masyarakat hingga pada kesempatan tersebut diharapkan agar Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Provinsi, untuk segera memberikan Kembali jatah vaksin Kembali di Lombok Barat,” pintanya.

Sementara itu, Kapolsek Senggigi AKP Priyo Suhartono, SIK mengatakan dalam vaksinasi massal di Kantor Desa Senteluk, Kec. Batulayar, di prioritaskan kepada masyarakat Desa Senteluk, Kecamatan Batulayar, Kab. Lobar.

Semuanya berjalan lancar bahkan melebihi dari yang ditargetkan, yang semuala ditargetkan 300 orang, hingga saat ini telah mencapai 390 orang, semantara 18 orang mengalami penundaan,” ungkapnya.

Plt. Kepala Desa Senteluk Lalu Adnan, S.Sos mengatakan setelah berkoordinasi dengan Kecamatan ditargetkan sebanyak 300 orang namun masyarakat yang hadir sebanyak 520 orang.

Pelaksanaan Vaksinasi ini, difokuskan dalam penyelenggaraan pilkades serentak, dimana ini dukung oleh antusiasme Masyarakat untuk melakukan vaksinasi,” ungkapnya.

Regulasi dalam vaksinasi ini melalui banyak tahapan, untuk mencegah kerumunan pembagian jadwal dilakukan setiap satu jam, untuk melayani dua Dusun di Desa Senteluk Batulayar.

Regulasi ini untuk meastikan protokol Kesehatan tetap berjalan dengan baik, sehingga dilakukan pengaturan jadwal seperti ini,” tandasnya.

( Mj.ibn )




  • Bagikan