Danrem 162/WB Patroli Covid-19,Sebayak 44 Orang Terjaring Rapid Test

  • Bagikan

Mataram – Matajitunews.com.

Ratusan personil gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, Satpol PP Kota Mataram, BPBD Kota Mataram menggelar apel yang dipimpin langsung oleh Danrem 162/WB Ahmad Rizal Ramdhani ditemani Kapolresta Mataram, Asisten II Setda Kota Mataram, dan Ketua DPRD Kota Mataram di Pendopo Walikota Mataram pada Jumaat malam (9/7/2021)

Dalam sambutannya Rizal mengatakan bahwa korem 162/wb selalu mendukung penuh kegiatan pemerintah daerah dalam pencegahan covid-19 di kota mataram.
Kegiatan patroli pencegahan covid-19 sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona di wilayah NTB khususnya kota Mataram.

Danrem 162/WB sebelum membubarkan apel untuk melaksanakan patroli berpesan kepada anggota agar megedepankan humanis dan persuasif dalam menghimbau masyarakat dalam patroli kali ini Tim gabungan  melakukan rapid test atigen di tempat untuk mengurangi penyebaran covid-19 di NTB khusunya di Kota Mataram.

Tim Patroli di bagi dua Tim, Tim 1 dipimpin langsung oleh Danrem 162/WB dengan route mengarah Timur sekitar Cakranegara sampai Sandubaya. Sedangkan Tim 2 dipimpin oleh Kapolres Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi, S.ik. mengarah ke Barat Sekitar Sekarbela sampai Ampenan.

Sebanyak 44 orang telah dilakukan rapid test antigen saat melakukan sosialisasi dan himbauan penutupan lapak bahkan tempat hiburan sesuai dengan Surat Edaran (SE) pemerintah setempat alhasil semuanya negatif.

bersama Polri, Satpol PP dan rekan rekan dari instansi terkait mengikuti aturan yang ada hanya demi keselamatan masyarakat guna mencegah penyebaran virus corona bahkan dari Covid-19 versi Deltha dan hasilnya semua negatif,”jelas Danrem 162/WB.

Danrem 162/WB juga menghimbau masyarakat NTB agar menaati aturan yang ada demi keselamatan bersama , Sementara Ketua DPRD Kota Mataram, H. Didi Sumardi mengatakan bahwa akan ada tindakan tegas bagi masyarakat yang tidak menaati aturan pemerintah, khususnya pemkot Kota Mataram.

Pada kegiatan tersebut akan berikan sanksi tegas bagi masyarakat khususnya pengelola tempat hiburan jika tidak menaati aturan pemberlakuakn jam malam dimana aktifitas dibatasi hingga pukul 20.00 wita,Tutupnya.

( mj.ibn )




  • Bagikan