1908 Hewan Qur’ban di Tanah Samawa, Wow!

  • Bagikan

Sumbawa, Matajitunews.com Ditengah Pandemi Covid-19 yang melanda negeri hampir di seluruh wilayah Nusantara, Khususnya Kabupaten Sumbawa tidak terlepas dari penyebaran pandemi corona tersebut. Meski demikian, menjelang Hari Raya Idul Adha (Qur’ban, red) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan)  Kabupaten Sumbawa menurunkan tim ke lapangan untuk mengecek kesehatan hewan kurban yang akan disembelih masyarakat pada Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1440 Hijriah pada 20 Juli 2021, ujar Kepala Disnakeswan H. Junaidi kepada awak media saat ditemui di kantornya, Senin (19/7).

Kata Haji Jun Sapaan akrabnya, Tahun 2021 ini cukup tinggi hewan Qur’ban di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa baik dari ujung barat hingga timur. Dan kami menerjungkan petugas kelapangan sekitaran 200 petugas untuk memeriksan, mengecek kondisi hewan-hewan Qur’ban tersebut.

Baik post mertum maupun antimertum, sebelum dipotong maupun sudah dipotong. Ini semua dilakukan untuk memastikan hewan Qur’ban ini benar-benar dalam keadaan sehat dan memenuhi persyaratan seusai dengan unsur syariat Islam. terang Haji Jun.

“Iya!, kami turunkan tim ke lapangan untuk mengecek kesehatan hewan Qur’ban masyarakat yang akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha nanti. Ini kita lakukan agar hewan kurban yang dipotong masyarakat bebas penyakit hewan dan aman dikonsumsi,” ungkapnya.

Lanjutnya, Haji Jun menyatakan bahwa, pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban tersebut, untuk memastikan hewan ternak jenis sapi, kambing dan domba dalam keadaan sehat dan dagingnya layak dikonsumsi. Pasalnya, menjelang hari raya Qur’ban cukup banyak hewan ternak jenis sapi, kambing dan domba tersebut kebutuhan untuk hewan kur’ban di Tanah Sawawa ini. ujarnya.

Oleh karena itu, berdasarkan peraturan kementrian agama dan surat edaran Bupati bahwa, pemotongan hewan Qur’ban itu harus mengikuti protokol kesehatan. Jadi panitia – panitia itu tidak terlalu banyak berkumpul di tempat pemotongan dan kami ajurkan pemotongan hewan Qur’ban tersebut dilakukan di rumah pemotongan hewan ruminansah (RPHR). tungkas pejabat low profile Haji jun.

Menurutnya, kenapa mesti ini dilakukan karena untuk memastikan hewan-hewan Qur’ban ini berpenyakit apa tidak, petugas kami di lapangan akan meningkatkan pengawasan dan sekaligus memeriksa kesehatannya. terangnya.

“Jadi, jikalau dari hasil pemeriksaan dokter hewan ternyata hewan Qur’ban tersebut dalam keadaan sakit, maka ternak tersebut tidak boleh disembilih saat Idul Adha nanti, karena dagingnya tidak aman dikonsumsi,” cetus Haji Jun.

Untuk diketahui, Hari raya Idul Adha 1442 Hijriah / 2021 Masehi jumlah hewan kurban jenis sapi tercatat sebanyak 1.294 ekor, kerbau sebanyak 83 ekor, Kambing Sebanyak 529 ekor, Domba 2 ekor dan total keseluruhan hewan kurban di kab. Sumbawa sebanyak 1908 ekor. terangnya.

“Hari Raya Idul Adha tahun 2021 meski ditengah pandemi covid-19 cukup dibilang signifikan hewan kurban sebanyak 1908 ekor. Tapi kami akan terus awasi karena dikhawatirkan ada sapi untuk kurban yang terserang penyakit,” terang Haji Jun.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, ada beberapa petugas kesehatan hewan telah ditugaskan ke seluruh tempat peternakan yang ada di kabupaten Sumbawa. Petugas kami akan mengawasi dan melaporkan secara rutin terkait kondisi sapi kurban tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Pungkasnya (Mj-01*)




  • Bagikan