Hebat!, Jaringan Irigasi Terbangun di Pulau Sumbawa Serap Puluhan Milyar

  • Bagikan

Sumbawa, Matajitunews.com – Dalam rangka menunjang pembangunan dan pembenahan sejumlah paket proyek pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi di Pulau Sumbawa. Khususnya, pembangunan dan rehabilitasi sejumlah jaringan irigasi di Kabupaten Dompu dan Bima, maka Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia dan Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara 1 (BWS-NT1) telah menggelontorkan dana bantuan APBN maupun Loan IPDMIP Tahun 2021 mencapai Puluhan Miliar Rupiah, ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Irigasi dan Rawa II SNVT-PJPA NT1 Sumbawa Adi Susianto ST M.Eng didampingi Pengendali Tekhnis Rianto dalam kepada awak media diruang kerjanya, Jumat (30/7).

Pembangunan dan pembenahan jaringan irigasi di Pulau Sumbawa dalam tahun anggaran 2021, terang PPK Adi Susianto, hanya ada di Kabupaten Dompu dan Bima terdiri dari dua paket proyek pembangunan jaringan irigasi kiri dan kanan Bendungan Tanju, dengan pekerjaan pembangunan fisiknya dipercayakan kepada rekanan kontraktor dari Makasar Sulawesi Selatan.

Bahkan pelaksanaan di lapangan sejauh ini tidak ditemukan adanya kendala yang berarti, mengingat sebagian areal lahan tanah milik warga masyarakat yang terkena dampak bagi kepentingan proyek telah dituntaskan dengan baik sebelumnya.

Sementara itu, progres fisik bagi pembuatan dan pemasangan beton precast telah berjalan sesuai dengan waktu yang ditentukan. Adapun dengan hasil pekerjaan action lapangan hingga menjelang akhir Juli 2021 berjalan On The Track sesuai dengan schedule program yang telah ditetapkan dengan progres fisik mencapai sekitar 60%, sehingga optimis pada bulan Nopember mendatang sudah bisa dituntaskan sesuai dengan yang diharapkan, tukasnya.

Lanjut, Adi Susianto menyatakan bahwa, pelaksanaan pembangunan jaringan irigasi kanan dan kiri dari Bendungan Tanju Dompu sepanjang ratusan meter tersebut tidak ditemukan adanya kendala yang berarti semuanya berjalan baik.

Kendati dengan target progres fisik hingga saat ini sudah mencapai sekitar 60%, begitu pula untuk tiga paket proyek pembangunan dan pembenahan jaringan irigasi Rababaka Komplek, Katua Komplek dan Pelaparado Komplek yang dibiayai pembangunannya menggunakan dana bantuan Loan – IPDMIP mencapai total sekitar Rp 55 Miliar, ungkapnya.

Diketahui pelaksanaannya menggunakan sistem Multi Years (Tahun Jamak) 2021/2002, dengan progres fisik saat ini telah mencapai sekitar 40%, Kata Adi, optimis pada Januari 2022 mendatang sudah bisa diselesaikan dengan baik sesuai rencana. Oleh karena itu, atas dukungan semua pihak disampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam. pungkas PPK Adi Susianto. (Mj-01)




  • Bagikan