News  

Diduga Isi Ceramah Provokatif, Ketua Pemuda NWDI Sumbawa: Jaga Kondusifitas

Mataram, Matajitunews.com – Terkait pernyataan diduga provokatif dari seorang pendakwah dalam unggahan channel youtubenya yang berjudul “Wisata Religi Ke Kuburan” di mana dalam video tersebut, Mizan Qudsiah mengatakan bahwa sejumlah makam keramat yang ada di lombok adalah Makam Tain Acong (Tahi Anjing) dan Keramat Tain Acong (Tahi Anjing) dimana pernyataan tersebut menimbulkan gejolak ditengah masyarakat.

Menyikapi persoalan tersebut, Ketua PD Pemuda Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (PD Pemuda NWDI, red) Sumbawa, Ryan Juansyah, ST., Menyayangkan kurang bijaknya Qudsiah didalam menyampaikan sesuatu yang dianggapnya sebagai ceramah keagamaan. “pernyataan Qudsiah lebih pantas dikatakan sebagai provokasi daripada ceramah,” ungkap Ryan sapaan akrabnya.

Apa yang Qudsiah sampaikan sangat tidak bijak dan melukai tradisi keagamaan mayoritas masyarakat NTB yang berakidah Ahlussunnah Wal Jamaah. Kata Ryan, Perlu diketahui bahwa ziarah makam merupakan tradisi yang sama sekali tidak bertentangan dengan ajaran Islam bahkan ijma’ di anjurkan dan legalitas melaksanakan ziarah kubur ini telah disepakati oleh seluruh mazhab umat islam.

Menurutnya, Hal ini seperti disampaikan dalam kitab Hujjah Ahlissunnah Wal Jama’ah: زيارة القبور تجيزها مذاهب المسلمين كلها “Ziarah kubur diperbolehkan oleh seluruh mazhab umat islam,” (KH. Ali Maksum Krapyak, Hujjah Ahlissunnah Wal Jama’ah, hal. 53).

Oleh karena itu, Maka pernyataan Qudsiah sangat tidak mendasar, terang Ryan, provokatif dan menyakiti perasaan umat islam di Nusantara khususnya di daerah Lombok, NTB.

Hal ini tentu tidak mengherankan, sambung Ryan, sebenarnya karena paham keislaman Qudsiah adalah Wahabi yang memang gemar mengkafirkan sesama Islam bahkan Sanad Keilmuan mereka tidak jelas, baik perguruan dengan sanad terpelihara misalnya di Madrasah Shaulatiyah Mekah, Al Azhar Mesir, Ribat Tharim Hadhramaut maupun Yaman.

“Kami dari PD Pemuda NWDI Sumbawa Menghimbau agar Menjaga diri dan Keluarga kita dari Paham Wahabi, Menyerukan Masyarakat agar tenang dan menjaga kondusifitas dan Mendukung serta akan menghormati Proses Hukum yang akan ditempuh oleh ikhwan kami di NWDI terkait pelaporan terhadap Qudsiah serta mengharapkan peristiwa semacam ini tidak terulang lagi ke depannya,” pungkasnya (MJ)