Diskusi Publik Pemuda, Jamaluddin Malady: Pemuda Harus Mampu Berinovasi

Sumbawa, matajitunews.com Pengurus Daerah Pemuda (PD) Nahdatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) Kabupaten Sumbawa menggelar diskusi publik dengan tema “Tantangan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam Mensukseskan Penyelenggaraan MotoGP dan MXGP serta Peluang dan Potensi Keterlibatan Pemuda”.

Dimana kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Ketua Umum NWDI Kabupaten Sumbawa, Jamaluddin  Malady, ST., MT, pada hari Sabtu, (5/6) di lantai 3 Kantor Bupati.

Hadir sebagai narasumber pada diskusi Publik ini yakni Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq, Kepala Bappeda, Ir Junaidi, M.Si, Dekan Fakultas Hukum UNSA, Dr. Lahmuddin Zuhri, SH.,MH, dan berbagai Elemen organisasi kepemudaan dan tokoh masyarakat di Kabupaten Sumbawa.

Para pemuda, kata Dea Guru Amal akrab disapa ketum organisasi terbesar di NTB ini, bisa mengambil peran dalam event tersebut dengan  menjadi tuan rumah yang baik.

Ketika penonton yang berasal dari berbagai belahan dunia datang ke Sumbawa terang Kadis Perkim ini, maka menjadi Pekerjaan Rumah kita untuk mendukung, berinovasi dan berimprovisasi dengan seluruh kekuatan pemuda, nggak perlu berpikir muluk-muluk seperti membangun gedung pencakar langit namun tidak mampu kita bangun, dengan kondisi yang ada sekarang, hal sederhana saja bisa menjadi perhatian seperti masalah menjaga kebersihan yang viral dibicarakan orang-orang di Sumbawa bahwa mulai banyak sampah.

Lanjut Amal menyatakan bahwa, sampah ini diperhatikan oleh adik-adik pemuda,  berkumpul bersama  dan menggerakkan kesadaran dan action yang nyata maka sesungguhnya juga telah mengimplementasikan kekuatan iman. “Sebab kebersihan sebagian dari pada iman,” tegasnya.

Hal ini juga kami sampaikan pula dalam kesempatan lainnya di banyak tempat, baik di masyarakat maupun dihadapan perangkat Daerah. cetus kadis perkim NTB

“Membersihkan sampah itu penting, tak perlu kita menunggu Pemerintah. Berbuatlah kebaikan walaupun sedikit tapi bisa bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Sumbawa,” imbuhnya.

Selain itu, Amal mengapresiasi kehadiran Paguyuban atau Forum UMKM Kabupaten Sumbawa karena dalam perhelatan MotoGP dan MXGP diharapkan dapat mengambil peran dan merasakan manfaatnya.

“Kami melihat Ketua UMKM Kabupaten Sumbawa hadir, mengapresiasi apa yang telah dilakukan sebelumnya dengan hadir pada WSBK sebelumnya,” ungkapnya.

Dimana saat itu untuk menjual produk harus membayar stand, maka nanti di MotoGP tidak lagi membayar alias gratis, Kami telah mengkomunikasikan dengan Penyelenggara MotoGP. “Alhamdulillah, dari hasil lobi-lobi bagus dengan Pak Gubernur pada saat itu, saya hadir. Jadi untuk MotoGP tahun ini para pelaku UMKM akan disiapkan tempat-tempat lapak tanpa bayar atau gratis, tinggal persiapan barang dan UMKM mana yang bisa  hadir pada saat pergelaran MOtoGP. Dan hal ini bisa berkreasi dengan Kepala Dinas Koperasi UMKM Industri dan Perdagangan Kabupaten Sumbawa,” tutur Amal

Diharapkan terlaksananya kegiatan ini sambung Amal, agar bisa menghasilkan hal-hal yang positif dan percuma kegiatan ini diadakan jikalau tidak mampu berbuat untuk masyarakat. Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh peserta yang hadir, semua jajaran pengurus pemuda NWDI Sumbawa yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. pungkasnya (MJ)