News  

Menjelang HUT langkat Pepohonan Di Langkat Penuh Sepanduk Ini Kata Aktivis Mahasiswa

Langkat,Matajitunews.com|Menjelang HUT LANGKAT yang ke 273 terlihat jelas pemasangan sejumlah sepanduk iklan dan beberapa sepanduk  partai di sepanjang jalan proklamsi, kwala bingai, dan sejumlah titik jalan yang ada di kabupaten langkat(13/1)

Keterangan gambar tampak salah satu biner salah satu partai politik yang dipaku dipohon

sayangnya pemasangan sepanduk  tersebut di anggap tidak sesuai dan melanggar aturan, sebab sepanduk-sepanduk tersebut di tempelkan di sejumlah pohon pinggir jalan yang tentu saja dapat merusak lingkungan, Hal ini mencuri perhatian Aktivitas Mahasiswa, Muhammad Nur Adlin di temui di salah satu café di jalan lintas sumatera, Muhammad nur adlin menyampaikan tanggapannya mengenai hal tersebut “ saya juga sangat terkejut dan sangat menyayangkan hal ini terjadi, padahal pelarangan itu sudah jelas ada dalam UUD RI no 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup  yang melarang pemasangan binner atau sepanduk pada pohon, selain dapat merusak tata kelola ruang juga dapat merusak tanaman pohon itu sendiri, apalagi saya lihat terdapat pohon-pohon kecil yang ikut di pasangi benner/sepanduk.

Selain itu di sela obrolan yang berlangsung Adlin juga menyampaikan bahwa “ seharusnya PLT Bupati Langkat, Bapak H. Syah Afandin S.H dapat lebih peduli terhadap lingkungan dan segera melakukan tindakan penertiban terhadap bineer/sepanduk yang masih terpasang pada pohon-pohon di sepanjang jalan proklamasi kwala bingai dan sejumlah titik jalan yang ada di kabupaten langkat, agar mencegah munculnya presepsi liar di tengah-tengah masyarakat yang menganggap bahwa pemerintah tidak berada pada posisi yang netral melainkan berpihak kepada salah satu parpol yang ada di kabupaten langkat”Menjelang HUT LANGKAT yang ke 273 terlihat jelas pemasangan sejumlah sepanduk iklan dan beberapa sepanduk partai di sepanjang jalan proklamsi, kwala bingai, dan sejumlah titik jalan yang ada di kabupaten langkat, sayangnya pemasangan sepanduk tersebut di anggap tidak sesuai dan melanggar aturan, sebab sepanduk-sepanduk tersebut di tempelkan di sejumlah pohon pinggir jalan yang tentu saja dapat merusak lingkungan, Hal ini mencuri perhatian Aktivitas Mahasiswa, Muhammad Nur Adlin di temui di salah satu café di jalan lintas sumatera, Muhammad nur adlin menyampaikan tanggapannya mengenai hal tersebut “ saya juga sangat terkejut dan sangat menyayangkan hal ini terjadi, padahal pelarangan itu sudah jelas ada dalam UUD RI no 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang melarang pemasangan binner atau sepanduk pada pohon, selain dapat merusak tata kelola ruang juga dapat merusak tanaman pohon itu sendiri, apalagi saya lihat terdapat pohon-pohon kecil yang ikut di pasangi benner/sepanduk.
Selain itu di sela obrolan yang berlangsung Adlin juga menyampaikan bahwa “ seharusnya PLT Bupati Langkat, Bapak H. Syah Afandin S.H dapat lebih peduli terhadap lingkungan dan segera melakukan tindakan penertiban terhadap bineer/sepanduk yang masih terpasang pada pohon-pohon di sepanjang jalan proklamasi kwala bingai dan sejumlah titik jalan yang ada di kabupaten langkat, agar mencegah munculnya presepsi liar di tengah-tengah masyarakat yang menganggap bahwa pemerintah tidak berada pada posisi yang netral melainkan berpihak kepada salah satu parpol yang ada di kabupaten langkat”(red)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif